PERSYARATAN PENERBITAN SERTIFIKAT PRODUKSI PANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA

PERSYARATAN PENERBITAN SERTIFIKAT PRODUKSI PANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA

SPP-IRT adalah jaminan tertulis yang diberikan oleh Bupati/walikota terhadap pangan produksi Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di wilayah kerjanya yang telah memenuhi persyaratan, dalam rangka peredaran pangan.

Jenis pangan yang diizinkan untuk memperoleh SPP-IRT adalah :

Pangan sebagaimana yang tercantum pada Lampiran II Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 22 Tahun 2018, yaitu :
1) Hasil olahan daging kering
2) Hasil olahan ikan kering
3)Hasil olahan unggas kering
4) Hasil olahan sayur
5) Hasil olahan kelapa
6) Tepung dan hasil olahan tepung
7) Minyak dan lemak
8) Selai, jeli dan sejenisnya
9) Gula, kembang gula dan madu
10) Kopi dan teh kering
11) Bumbu
12) Rempah-rempah
13) Minuman serbuk
14) Hasil olahan buah
15) Hasil olahan biji-bijian, kacang-kacangan dan umbi

Pangan yang merupakan hasil proses produksi IRTP di wilayah Indonesia, bukan pangan impor

Pangan yang mengalami pengemasan kembali terhadap produk pangan yang telah memiliki SPP-IRT dalam ukuran besar (bulk).

Adapun persyaratan berkas permohonan penerbitan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP IRT) sebagai berikut :

Kelengkapan berkas permohonan penerbitan 

  1. Foto Copy KTP Pemohon yang berlaku, 1 lembar (Baru & Perpanjangan)
  2. Pas Foto Warna Ukuran 3 x 4 = 2 lembar (Baru & Perpanjangan)
  3. Foto Copy Sertifikat Pelatihan Keamanan Pangan, 1 lembar (Baru & Perpanjangan)
  4. Peta Situasi (Peta Lokasi)
  5. Sampel/Contoh Produk/Pangan
  6. Sampel/Contoh Label (Baru & Perpanjangan jika ada perubahan)
  7. Pernyataan kesiapan memenuhi aturan yang berlaku.
  8. Advis Teknis Lapangan /Pemeriksaan Kelaikan di lapangan oleh Tim DFI (biaya yang timbul ditanggung oleh pemohon).   

Untuk Informasi lebih lanjut bisa berhubungan langsung ke Dinas Kesehatan Kab Paser Bidang Kesmas sub koordinator Kesling dan Kesjaor.

 

 

 

                                                                                       

Related Posts

Comments (0)

There are no comments yet

Leave a Comment